5 Cara Mendukung Teman Anda Saat Putus Cinta
Jika Anda ingin mendukung teman Anda yang sedang putus cinta tetapi tidak yakin harus berkata apa, panduan ini cocok untuk Anda!
Ketika seorang teman mengalami putus cinta, Anda ingin mendukungnya dengan segala cara yang memungkinkan. Namun, banyak dari kita tidak tahu apa yang harus dikatakan, atau tidak menyadari apakah kita memberikan dukungan melalui kata-kata kita. Husain Minawala, Pendiri Beyond Thoughts, Konselor, Konsultan Vastu, dan Pakar Geometri Suci, berkata, “Anda ingin mendukung teman Anda karena Anda peduli padanya. Anda tahu bahwa mereka tidak akan langsung bahagia, tetapi Anda ingin mendukung mereka dalam pemulihan dari hal ini. Meskipun Anda mungkin takut menyakiti mereka secara tidak sengaja dengan kata-kata Anda, ingatlah bahwa langkah pertama dalam mendukung teman Anda adalah dengan selalu ada di sana.”
Husain berbagi beberapa kiat tentang mengatakan hal yang tepat untuk membantu Anda mendukung teman Anda yang sedang mengalami putus cinta.
Jangan Pernah Bilang, “Sudah Kubilang!”
Saran yang jelas adalah untuk tidak membuat teman Anda merasa lebih buruk. “Saya telah mengamati banyak orang melupakan hal ini saat dibutuhkan. Teman Anda tidak dapat dihibur, dan hidupnya baru saja berubah drastis. Menginginkan mereka untuk mengakui keakuratan Anda adalah sedikit egois. Meskipun sebelumnya Anda telah memperingatkan mereka terhadap hubungan tersebut, sekarang bukan saatnya untuk mengingatkan mereka,” kata Husain.
Ciptakan Ruang Aman
Pastikan teman Anda memiliki ruang untuk bernapas dan bersantai, sebaiknya di lokasi fisik yang tidak dekat dengan tempat terjadinya perpisahan atau tempat yang sering dikunjunginya bersama mantan. Ciptakan zona emosional yang aman di mana mereka merasa nyaman berbicara dengan Anda tanpa khawatir akan dipermalukan dan dianggap bodoh. “Jadilah pendengar yang baik dan dorong mereka untuk mengekspresikan diri mereka sepenuhnya tanpa mempertimbangkan apa yang benar atau salah. Jangan memberikan rekomendasi atau mencoba membela apa pun yang mereka katakan atau tidak. Beri mereka ruang bernapas dan waktu untuk menyesuaikan diri,” saran Husain.
Selain mendengarkan mereka tanpa menghakimi, bersikap baik dan ceria juga baik. “Bawakan camilan favorit mereka, peluk mereka jika mereka membutuhkannya, bantu mereka merasa nyaman dengan selimut, dll.” saran Husain.
Jaga Kesehatan Mereka
Kesehatan sering kali dikesampingkan ketika seseorang mengalami perubahan besar dalam hidup seperti berakhirnya suatu hubungan. Jadwal teman Anda mungkin akan menjadi kacau selama masa ini, dan mungkin ada perubahan kepribadian yang signifikan. Orang yang percaya diri menjadi tidak percaya diri, mereka yang supel dan energik mungkin ingin tinggal di rumah terus-menerus. Pastikan teman Anda makan dengan baik selama masa ini, tetap terhidrasi, cukup tidur, dan menghirup udara segar.
Manjakan Diri Anda dalam Aktivitas
Apakah teman Anda suka bermain olahraga luar ruangan atau permainan papan? Ajak mereka menonton pertandingan atau ajak mereka bermain sendiri satu atau dua ronde. Anda juga bisa membaca, melukis, atau melakukan aktivitas baru bersama. Berjalan-jalan atau pergi ke pusat kebugaran bersama juga membantu. Mengingatkan teman tentang minat mereka dan membantu mereka mengingat bahwa mereka bisa merasa bahagia lagi adalah hal penting selama putus cinta. Tanyakan kepada teman Anda tentang minat mereka dalam aktivitas tertentu jika Anda tidak yakin; Anda tidak ingin asosiasi negatif mereka dengan lokasi atau objek tertentu membuatnya teringat mantan.
Dorong Mereka untuk Mencari Bantuan Profesional
Jika Anda merasa usaha Anda untuk membantu teman Anda keluar dari gejolak emosinya sia-sia, mereka mungkin memerlukan bantuan seorang profesional. Jangan pernah malu untuk mencari bantuan atau mendorong teman untuk mencari terapis.
Dalam semua upaya Anda, ingatlah bahwa setiap individu itu unik, dan karenanya, respons teman Anda terhadap kata-kata dan tindakan Anda juga akan berbeda. “Jangan gunakan kiat apa pun secara agresif. Anda mengenal teman Anda dengan baik, jadi berusahalah untuk melakukan yang terbaik bagi mereka sesuai dengan situasi mereka. Dan Anda selalu dapat bertanya kepada mereka apa yang akan membuat mereka merasa lebih baik,” saran Husain.



Post Comment