Beginilah Cara Memberitahu Pasangan Anda bahwa Anda Ingin Putus

Pasangan

Tidak dapat dipungkiri bahwa putus cinta memang menyakitkan, tetapi menyampaikan kabar tersebut kepada pasangan Anda bahkan lebih sulit dan menegangkan. Anda merenungkan cara-cara untuk mengatasi situasi tersebut dengan dampak yang minimal dan Anda ingin melakukannya dengan cara yang benar. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menyikapi masalah tersebut:

Pastikan Apa yang Anda Inginkan

Hal yang terpenting – pastikan apa yang Anda inginkan! Sebelum membicarakan masalah tersebut kepada pasangan Anda, Anda harus yakin apakah Anda ingin putus, beristirahat sejenak, atau sekadar mengobrol! Jika Anda ragu tentang satu faktor saja, Anda mungkin perlu waktu lebih lama hingga Anda 100 persen yakin. Jelaskan dalam pikiran Anda mengapa Anda menginginkan hal ini dan tetaplah teguh pada keputusan Anda.

Jelaskan Mengapa!

Anda jelas-jelas ingin putus , sekarang, menjadi tanggung jawab Anda untuk memberi tahu pasangan Anda tentang keputusan Anda. Nyatakan alasan yang jelas tentang mengapa menurut Anda ini adalah keputusan terbaik dan hindari bertele-tele. Dengarkan apa yang dia katakan; pahami sudut pandangnya; cari hal-hal yang dapat dikerjakan (hanya jika Anda mau!). Pasangan Anda berhak tahu mengapa Anda ingin mengambil langkah besar tersebut.

Lakukan Secara Langsung

Ada yang merasa mudah dan ada yang merasa sulit, tetapi tidak dapat disangkal bahwa cara yang tepat adalah – melakukannya secara langsung! JANGAN PERNAH menyampaikan berita melalui pesan teks atau panggilan telepon. Akan lebih sopan dan penuh perhatian jika Anda menyampaikannya secara langsung. Bicarakan secara empat mata tentang apa yang menurut Anda salah dan mengapa Anda tidak membalas perasaan yang sama lagi. Yang terpenting adalah bersikap bermartabat dalam pendekatan tersebut!

Jadilah Pendengar yang Sabar

Sekarang setelah Anda menyampaikan berita tersebut kepada pasangan, Anda mungkin telah membuka pintu gerbang. Hal ini mungkin mengejutkan pasangan Anda dan mereka mungkin tidak menerimanya dengan baik. Anda harus siap menjadi pihak yang menerima beban mereka dan bahkan menghibur mereka. Apa pun itu, Anda perlu memastikan bahwa Anda adalah pendengar yang sangat sabar dan ada untuknya saat itu. Dengarkan apa yang mereka katakan, pahami, dan jelaskan sisi cerita Anda.

Tidak ada cara pasti untuk melakukannya dengan cara yang ‘benar’, namun, bersikap hormat dan penuh perhatian terhadap pasangan Anda harus menjadi prioritas Anda. Lebih jauh lagi, jika mereka memilih untuk tidak lagi berhubungan dengan Anda dan butuh ruang sampai Anda bisa berbicara lagi – hormati itu dan menjauhlah untuk sementara waktu!

Post Comment