Cara memberi tahu pasangan Anda bahwa Anda belum siap memiliki anak

pasangan

Pasangan Anda siap untuk memiliki anak, tetapi Anda ingin menunda menjadi orang tua untuk beberapa waktu. Dengan kata lain, Anda dan pasangan tidak benar-benar sependapat dalam hal membesarkan anak. Tentu saja, memiliki bayi selalu menjadi prioritas utama Anda; hanya saja Anda merasa bahwa ini bukan saat yang tepat bagi Anda untuk memiliki anak. Nah, ini bisa menjadi masalah yang rumit dalam hubungan Anda jika Anda tidak berusaha membicarakan masalah ini kepada pasangan dengan cara yang penuh perhatian, bijaksana, dan empati. Berikut adalah beberapa saran mengenai cara terbaik untuk menangani masalah yang sensitif ini:

Apa yang Anda inginkan: Jelaskan dengan jelas apa yang Anda inginkan dari hubungan ini. Jelaskan dengan lembut alasan mengapa menurut Anda tidak tepat bagi Anda untuk menjadi orang tua dalam waktu dekat. Jujurlah tentang kekhawatiran Anda – mungkin Anda merasa bahwa Anda perlu lebih fokus pada karier Anda saat ini atau mungkin Anda merasa bahwa Anda berdua harus menunggu sampai Anda memiliki tabungan yang cukup di rekening bank Anda. Atau mungkin Anda hanya takut hamil. Apa pun masalahnya, katakan dengan jelas; jangan biarkan dia dalam kegelapan.

Dengarkan dia: Dia mungkin punya alasan sendiri untuk ingin punya anak sekarang. Jadi dengarkan argumennya dengan sabar. Lagipula, punya bayi tidak bisa menjadi keputusan sepihak – itu adalah proses kolaboratif yang melibatkan kedua pasangan. Jadi, Anda perlu mendengarkan satu sama lain tanpa memaksakan pandangan individu satu sama lain. Pada dasarnya, Anda berdua harus punya alasan yang tepat untuk ingin atau tidak ingin memulai sebuah keluarga. Dan tidak ada pasangan yang harus merasa bersalah karena berkata, ‘Ya.’ Minta waktu: Beri tahu pasangan Anda bahwa tidak seorang pun dari Anda harus terburu-buru membuat keputusan. Anda juga tidak boleh menyerah pada tekanan keluarga atau teman sebaya. Untuk lebih tepatnya, beri tahu pasangan Anda bahwa Anda butuh waktu untuk mengatasi kekhawatiran Anda. Anda juga butuh waktu untuk mempersiapkan diri secara mental, setelah memilah-milah daftar prioritas dalam hidup Anda. Sarankan garis waktu yang praktis atau masuk akal yang dapat membantu Anda berdua bersiap untuk kehadiran anak dalam hidup Anda.

Post Comment