Cara Mempersiapkan Diri untuk Kencan Pertama dengan Pria
Berhubungan seks merupakan langkah yang sangat besar dalam sebuah hubungan, dan kita tahu bahwa ada sedikit tekanan untuk membuat pengalaman pertama Anda benar-benar berkesan.
Meskipun setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda ketika mereka kehilangan keperawanan, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjadikannya pengalaman yang luar biasa bagi Anda dan pasangan. Teruslah membaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara berbicara dengan pasangan Anda, mengatur suasana hati , dan tetap aman untuk pengalaman pertama Anda.
Tunggu sampai Anda merasa siap untuk berhubungan seks.
Anda tidak boleh membiarkan siapa pun menekan Anda untuk berhubungan seks. Tidak ada waktu atau usia yang “tepat” untuk berhubungan seks atau kehilangan keperawanan, jadi semuanya tergantung pada kapan Anda merasa nyaman membuat pilihan itu. Pengalaman pertama Anda sangatlah personal dan setiap orang mengalaminya pada waktu yang berbeda, jadi jangan biarkan pasangan atau teman-teman Anda membuat Anda merasa perlu terburu-buru melakukan sesuatu yang belum siap Anda lakukan.
Jika Anda merasa gugup saat berhubungan seks, bicarakan dengan seseorang yang Anda percaya dan dapat bersikap terbuka, seperti orang tua, konselor, atau dokter.
Bicarakan tentang seks dengan pasangan Anda sebelumnya.
Berkomunikasilah secara terbuka sehingga Anda tahu apa yang membuat pasangan Anda nyaman. Cobalah untuk berdiskusi sebelum berhubungan intim untuk memastikan Anda berdua siap. Bicarakan tentang apa yang Anda harapkan dari seks, apa yang terasa menyenangkan bagi Anda, dan apakah itu sesuatu yang ingin Anda lakukan bersama. Jika pasangan Anda pernah berhubungan seks sebelumnya, pastikan untuk membicarakan tentang mantan pasangannya dan tanyakan apakah mereka telah menjalani tes infeksi menular seksual (IMS) untuk memastikan Anda tetap aman .
Misalnya, Anda bisa menanyakan sesuatu seperti, “Apa yang ingin kamu lakukan saat kita sedang ingin bercinta?” atau “Apa yang bisa aku lakukan agar kamu merasa paling nyaman saat kita berhubungan seks?”
Jika pasangan Anda menghindari topik tersebut, mungkin mereka belum siap atau merasa nyaman untuk berhubungan seks. Penting untuk selalu menghormati batasan
Bersihkan dan rawat dirimu.
Anda akan tampak lebih seksi jika Anda berpenampilan dan beraroma harum . Jika Anda belum melakukannya, mandilah dan gosok tubuh Anda dengan sabun beraroma harum agar Anda tidak memiliki bau badan . Luangkan sedikit waktu untuk memangkas bulu kemaluan Anda dengan gunting perawatan atau pemangkas elektrik. Setelah selesai membersihkan diri, semprotkan sedikit cologne pada tubuh Anda untuk benar-benar membantu Anda beraroma harum.
Sedikit lebih baik jika menyangkut parfum . Terlalu banyak parfum bisa jadi sangat menyengat.
Pilihlah tempat yang bersih dan pribadi untuk pertama kalinya.
Kamar tidur adalah pilihan yang cukup aman dan terpencil. Karena Anda ingin berbagi momen yang benar-benar intim, carilah tempat yang tidak akan diganggu oleh orang lain. Jika Anda berencana untuk berhubungan seks di tempat Anda, rapikan tempat tidur , singkirkan barang-barang yang tidak diperlukan di kamar Anda, dan semprotkan pengharum ruangan.
Cuci sprei Anda terlebih dahulu untuk menghilangkan remah-remah, noda, dan bau.
Ciptakan suasana hati dengan lampu dan musik.
Membuat ruangan lebih romantis dapat mengurangi sebagian tekanan. Redupkan lampu sedikit dan cobalah menyalakan beberapa lilin jika Anda benar-benar ingin membuat momen pertama Anda menjadi lebih intim. Jika Anda punya waktu, buat atau cari daftar putar musik yang lambat dan seksi yang Anda berdua sukai untuk diputar sebagai latar belakang.
Berhati-hatilah untuk tidak menambahkan lagu yang terlalu mengganggu karena dapat mengganggu momen tersebut.
Meminta persetujuan.
Anda hanya boleh berhubungan seks jika pasangan Anda juga menginginkannya. Selalu tanyakan kepada pasangan Anda apakah mereka merasa nyaman dan ingin berhubungan seks sebelum Anda melakukan sesuatu secara fisik. Jika pasangan Anda berkata ya, maka Anda dapat melanjutkannya, tetapi jika mereka berkata tidak, maka jangan menekan mereka lagi. Pasangan Anda tidak dapat memberikan persetujuan jika mereka telah minum alkohol, menggunakan narkoba, atau jika Anda memaksa mereka untuk berhubungan seks.
- Misalnya, Anda bisa menanyakan sesuatu yang sederhana seperti, “Apakah kamu ingin berhubungan seks?” atau “Apakah kamu merasa nyaman jika kita berhubungan seks sekarang?”
- Jika Anda ingin membiarkan pasangan Anda memutuskan, cobalah tanyakan sesuatu seperti “Apa yang kamu ingin aku lakukan kepadamu saat ini?”
- Perlu diingat bahwa usia persetujuan dapat bervariasi tergantung pada lokasi Anda.
- Beberapa area umum yang dapat membantu pasangan Anda terangsang adalah alat kelamin, payudara, leher , daun telinga, atau paha. [10]
- Bicarakan semua yang Anda lakukan dengan pasangan untuk memastikan mereka masih merasa nyaman. Jika pasangan mengatakan ingin berhenti, hormati dan hentikan.
- Berciuman sebenarnya adalah cara yang bagus untuk membangun keintiman dan ketegangan dengan pasangan Anda, apakah diikuti dengan seks atau tidak.
- Meskipun kondom merupakan salah satu bentuk pengendalian kelahiran yang paling efektif, kondom tidak memberikan perlindungan 100%, jadi Anda mungkin perlu bertanya apakah pasangan Anda menggunakan alat kontrasepsi lain.
- Jika kondom tidak mudah dibuka, mungkin kondom terbalik. Buang kondom dan mulailah dengan yang baru untuk berjaga-jaga.



Post Comment