Jangan Terjebak dalam Ketertarikan Cinta di Masa Lalu
Dijepit kertas adalah saat minat cinta lama muncul kembali ke dalam hidup Anda dari waktu ke waktu untuk membuat Anda tetap tertarik.
Ingat pria yang Anda temui di aplikasi kencan, pergi berkencan beberapa kali, dan yang, tepat saat Anda pikir Anda punya kesempatan, ghosting Anda – hanya untuk terus muncul kembali dalam hidup Anda berkali-kali? Nah, istilah Gen Z untuk itu adalah ‘paper clipping’, dan berikut semua yang perlu Anda ketahui tentang tren tersebut.
Apa Itu Paper Clipping?
Ingat Clippy, asisten Microsoft Office yang terkenal yang sering muncul dengan saran yang tidak diminta di Word? Tren kencan paper clipping dinamai Clippy, mengambil inspirasi dari sifatnya yang mengganggu. Tren ini mengacu pada fenomena di mana calon kekasih dari masa lalu muncul kembali sesekali di media sosial Anda untuk mengajukan pertanyaan sembrono tanpa menjelaskan mengapa mereka ghosting Anda sejak awal. Apa pun itu, benang merahnya adalah bahwa itu selalu hanya obrolan ringan saat Anda menjawab pertanyaan mereka, tanpa percakapan berlanjut ke mana pun.
Selain itu, paper clipping juga mencakup situasi ketika seseorang mengabaikan Anda; ketika mereka merasa Anda akan bersikap dingin pada mereka, mereka akan berusaha menghubungi Anda, hanya untuk menyalakan kembali api cinta dan memastikan Anda masih menjadi pilihan bagi mereka. Kedua skenario tersebut termasuk mantan Anda yang hampir beracun memberi Anda harapan palsu dan menjadikan Anda sebagai pilihan ketika keadaan menjadi buruk bagi mereka.
Jika ini terdengar familier, berikut adalah cara untuk menghindari paper clipping:
Waspadai Tanda-tandanya
Memahami tanda-tanda paper clipping dapat membantu Anda terhindar dari menjadi korbannya. Meskipun Anda mungkin merasakan sensasi ketika mantan bereaksi terhadap sebuah cerita atau DM pikirannya tentang foto terbaru Anda, Anda mungkin akhirnya akan kecewa karena percakapan tersebut tidak mengarah ke mana pun. Kenali polanya dan jangan terlibat dalam percakapan yang tidak perlu.
Tetapkan Batasan yang Jelas
Mari bersikap tegas tentang hal ini: yang terbaik adalah memblokir/menghentikan pertemanan siapa pun yang mengabaikan Anda. Jika mereka masih berhasil menghubungi Anda tanpa tujuan yang jelas, sampaikan harapan Anda secara terbuka. Bersikaplah tegas dalam mengomunikasikan bahwa Anda tidak tertarik dengan interaksi biasa.
Fokus pada Diri Sendiri
Bila Anda memperlakukan diri sendiri sebagaimana mestinya dan tahu harga diri Anda, kecil kemungkinan Anda akan terpengaruh oleh seseorang yang tidak menawarkan sesuatu yang tulus kepada Anda. Ikuti kelas hobi, pergilah keluar bersama teman-teman dan keluarga, dan lakukan apa yang benar-benar membuat Anda bahagia.
Teruslah Hidup
Kecuali jika mantan Anda memberikan penjelasan yang valid tentang sikapnya yang menghilang, sebaiknya Anda mengingat apa yang Anda rasakan saat itu dan jangan biarkan hal itu terjadi lagi. Tetaplah berkomitmen untuk terus hidup, dan tahan godaan untuk memikirkan apa yang mungkin terjadi.



Post Comment