10 cara untuk menjaga percikan cinta tetap menyala dalam pernikahan Anda
Setiap pernikahan mengalami pasang surut, dan mungkin saja seks bisa menjadi rutinitas dan/atau membosankan. Seks bisa dimulai dengan pesta kembang api yang besar, tetapi kemudian gairahnya memudar seiring berjalannya waktu. Kehidupan yang monoton juga membuat gairah semakin sulit dipertahankan. Jangan putus asa dulu, kami telah menemukan 10 cara untuk menjaga gairah tetap menyala dalam pernikahan Anda dan meningkatkan gairah dengan pasangan Anda.
Luangkan waktu untuk foreplay: Meskipun Anda tidak ingin melakukan foreplay, entah karena Anda lelah atau dia lelah atau tidak ada waktu, Anda harus meluangkan waktu untuk itu. Foreplay juga dikaitkan dengan sesi seks yang lebih lama dan orgasme yang lebih baik. Foreplay juga membantu membangun keintiman fisik dan emosional antara pasangan. Apakah Anda benar-benar butuh alasan lain untuk melakukan foreplay pada suami Anda?
Ucapkan “Aku mencintaimu!” sesering mungkin: Meski terdengar klise, kata-kata itu penting dalam sebuah hubungan, terutama kata-kata seperti “Aku mencintaimu.” Anda dan pasangan harus saling mengungkapkan betapa berartinya Anda bagi satu sama lain melalui kata-kata dan gerakan. Saat dia kembali ke rumah, letakkan catatan di samping tempat tidurnya yang mengatakan betapa berartinya dia bagi Anda. Mengatakan “Aku mencintaimu” kepada pasangan Anda adalah gerakan yang bagus untuk menjaga hubungan tetap terjalin.
Tatap mata pasangan Anda: Cobalah tatap mata suami Anda saat berhubungan seks. Meski terdengar menakutkan dan membuat Anda merasa rentan, tatap mata pasangan Anda saat Anda mencapai orgasme; ini adalah cara yang luar biasa (dan seksi) untuk mengungkapkan kepada suami Anda bahwa Anda benar-benar mencintainya. Ini adalah cara yang bagus untuk merasa benar-benar terhubung satu sama lain.
Berfantasi (!): Fantasi tidak akan merugikan siapa pun, bukan? Minta pasangan Anda untuk menggambarkan satu atau dua fantasi yang ingin ia coba (atau impikan sejak lama) lalu lakukanlah. Setelah Anda menghidupkan fantasinya di kamar tidur, tidak ada jalan untuk kembali.
Batasi teknologi di kamar tidur: Jika Anda melarang ponsel pintar, tablet, laptop, dan pada dasarnya apa pun yang memiliki layar di kamar tidur, hal itu hanya akan membuat hidup Anda sebagai pasangan menjadi lebih mudah. Pasangan dilaporkan lebih sering berhubungan seks jika mereka tidak membawa ponsel pintar mereka ke kamar tidur! Apakah Anda benar-benar harus memeriksa feed Facebook sebelum tidur?
Lakukan perjalanan singkat: Baik itu liburan panjang atau hanya satu atau dua hari, perubahan pemandangan akan sangat bermanfaat. Pilih rumah yang nyaman di tepi pantai atau rumah pohon di hutan, apa pun yang membuat Anda berdua bergairah. Berada di tempat yang sama sekali baru dan jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota, peluang untuk berhubungan seks menjadi sangat tinggi.
Jangan takut bereksperimen di ranjang: Dalam pernikahan, sangat mudah untuk terjebak dalam rutinitas, dan kami tidak mengatakan rutinitas itu buruk, tetapi kami pikir bereksperimen itu menyenangkan! Cobalah posisi seks (yang gila) baru dengan pasangan Anda dan saksikan percikan apinya. Ada banyak pilihan menarik untuk dipilih, pilih yang nyaman bagi Anda berdua.
Jadwalkan kencan untuk berhubungan seks: Jika Anda berdua merasa “terlalu sibuk untuk berhubungan seks”, inilah saatnya Anda mencantumkannya di kalender. Meski kedengarannya lucu dan konyol, mencantumkannya di kalender sebenarnya berhasil. Dan itu mutlak diperlukan jika Anda berdua merasa sulit meluangkan waktu untuk keintiman dalam pernikahan Anda.
Rayakan hal-hal kecil: Dalam pernikahan, mudah untuk menganggap remeh pasangan atau hubungan Anda saat Anda memasuki zona nyaman. Untuk menjaga hubungan tetap segar, Anda harus menghargai dan merayakan hal-hal kecil tentang satu sama lain. Jika Anda tahu pasangan Anda mengalami minggu yang cukup melelahkan di rumah, manjakan dia. Jika dia berhasil melakukan presentasi dengan baik, rayakan dengan anggur yang enak. Manfaatkan setiap momen dengan baik.
Jadikan malam kencan sebagai momen sakral: Sering kali, pasangan yang sudah menikah tidak pergi berkencan sesering pasangan yang belum menikah. Frekuensi kencan semakin berkurang setelah pasangan tersebut memiliki anak. Terserah Anda dan suami untuk menyediakan waktu untuk malam kencan. Dan tidak, kencan di rumah tidak termasuk. Keluarlah dari rumah untuk berkencan dan Anda mungkin akan berakhir dengan seks yang hebat!



Post Comment