4 Cara Membangun Stamina Mental Anda

Stamina Mental

Kita, para wanita, telah mengambil alih hidup kita dan membesarkan orang-orang di sekitar kita. Kita mendominasi setiap industri. Namun selama kesibukan ini, terkadang, stamina mental kita – ketahanan dan kepercayaan diri – mungkin melemah.

Stamina mental sering dikaitkan dengan kepercayaan diri dan harga diri Anda. Jika Anda memikirkannya dengan saksama, setiap kali Anda putus cinta atau penilaian yang tidak berjalan sesuai rencana, hal pertama yang terkena dampaknya adalah harga diri Anda. Jadi, salah satu cara untuk memastikan Anda tetap tenang adalah berolahraga dan bermeditasi. Bersamaan dengan itu, berikut adalah empat hal lain yang dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri Anda yang berkilau, dan membantu memperkuat stamina mental Anda.

1. Berpikir Positif

Anda mungkin pernah mendengar ungkapan, ‘Setiap awan memiliki hikmahnya’. Nah, inilah saatnya untuk menjadikan ini ungkapan “IT” Anda. Ketika Anda berpikir positif, Anda dapat mengabaikan hal-hal negatif dan hanya fokus pada hal-hal baik yang telah terjadi di sekitar Anda. Misalnya, jika teman Anda tidak dapat ikut dalam perjalanan yang Anda rencanakan bersama, daripada merasa sedih dan marah, pergilah sendiri (tentu saja dengan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan). Saat Anda bepergian sendiri, Anda membuka dunia pengalaman baru yang tidak akan terjadi jika Anda pergi bersama teman Anda.

Dengarkan pikiran Anda, dan temukan satu hal positif dalam setiap pikiran tersebut. Misalnya jika Anda berpikir bahwa ini adalah hari ke-344 Anda tidak pergi ke pusat kebugaran, lawanlah dengan mengatakan bahwa hari ini adalah hari ke-344 Anda tidak menyerah pada kebugaran.

2. Temukan Istana Sinar Matahari Anda

Setiap hari, luangkan waktu lima menit di pagi hari dan visualisasikan di mana Anda ingin berada beberapa tahun ke depan, apa yang ingin Anda lakukan, tempat-tempat yang ingin Anda kunjungi, dan orang-orang yang ingin Anda temui. Sekarang, cobalah visualisasikan masa lalu, tempat-tempat yang pernah Anda kunjungi, pengalaman yang mengajarkan Anda sesuatu yang baru, perjalanan Anda hingga saat ini, dan rintangan yang telah Anda atasi. Anggap visualisasi ini sebagai istana sinar matahari Anda. Lakukan ini setiap hari, dan Anda akan segera tahu seberapa jauh perjalanan Anda dan apa yang perlu Anda lakukan untuk mencapai impian Anda.

3. Kelola Stres Anda

Meskipun beberapa poin di atas akan membantu Anda mengelola stres, Anda juga perlu secara proaktif mencari cara untuk mengurangi stres dalam hidup Anda atau mencari cara yang lebih baik untuk mengatasinya. Ada yoga , membuat jurnal, dan bersikap proaktif terhadap tantangan baru yang menghampiri Anda. Anda juga dapat menyimpan daftar putar lagu-lagu yang bisa Anda dengarkan saat Anda kewalahan dan tidak tahu harus berbuat apa. Saat saya stres atau kewalahan dengan pekerjaan, saya berhenti sejenak selama lima menit, mendengarkan musik pop yang epik sambil berjalan di koridor kantor. Ini membantu menenangkan saya dan membuat saya kembali bekerja dengan lebih fokus dan lebih sedikit stres.

4. Tambahkan ‘Waktu untuk Diri Sendiri’ ke Jadwal Anda

Sering kali, saat kita berada dalam siklus pergi bekerja dan pulang, kita cenderung lupa bahwa kita butuh ruang. Ruang ini harus bersifat fisik dan mental. Saat saya beralih dari enam hari kerja menjadi lima hari kerja, saya sangat gembira karena itu berarti saya bisa menghabiskan hari Sabtu untuk teman-teman dan hari Minggu untuk keluarga. Saya pikir ini adalah cara yang bagus untuk menyeimbangkan kehidupan dan pekerjaan. Namun, terkadang, Anda juga butuh ruang untuk melakukan hal-hal sendiri.

Ketika saya mulai meluangkan waktu satu hari dalam seminggu untuk diri sendiri, saya mulai merasa lebih tenang dan rileks. Saat itulah saya menyadari bahwa waktu untuk diri sendiri setiap orang mungkin berbeda-beda. Bagi sebagian orang, satu jam dalam sehari untuk menyendiri sudah cukup, sementara bagi yang lain, pergi berlibur tahunan adalah pilihan yang tepat. Pahami apa yang dimaksud dengan “waktu untuk diri sendiri” menurut kondisi psikologis Anda dan mulailah memasukkannya ke dalam jadwal Anda.

Post Comment