Ketika kamu ingin bereksperimen di ranjang dan dia tidak!

ranjang

Anda tumbuh besar dengan mendengar dan membaca tentang bagaimana pria mencintai seks dan ingin wanita mereka tidak terkekang dan ekspresif di ranjang. Namun, apa yang Anda pikirkan ketika pasangan Anda menolak ide bereksperimen di ranjang? Berikut adalah 3 alasan nyata mengapa pria Anda mungkin menghindar dari apa yang menjadi gairah terbesarnya dalam fantasinya.

1. Kecemasan saat tampil

Ketika dia menyadari keinginan Anda untuk bereksperimen di ranjang, dia mungkin mundur karena takut tidak dapat tampil sesuai harapan Anda. Kecemasan akan performa adalah masalah yang sangat sensitif bagi pria dan mereka lebih suka tidak bersenang-senang di ranjang daripada menghadapi kegagalan performa. 

Ajak dia: Ekspresikan diri secara seksual tetapi berhati-hatilah untuk tidak membebaninya dengan apa yang mungkin dia anggap sebagai “harapan besar” Anda padanya di ranjang.

2. Mabuk pornografi

Selama fase ketika kadar testosteronnya merusak tubuhnya, dia banyak mengonsumsi pornografi, sehingga seks sungguhan dengan pasangannya tidak cukup menggairahkannya. Tiba-tiba terjadi penurunan libido karena dalam kehidupan nyata saat ia memasuki mode keintiman fisik, tubuh “normal” gagal memberikan efek itu. Dan karena ia masih mabuk pornografi, ia terus mengaitkan eksperimen di ranjang dengan pornografi.

Nyata versus nyata: Meski tampaknya sulit diterima, kenyataannya bagi pecandu pornografi, seks hanyalah masturbasi dengan seseorang di luar layar daripada di layar. Itulah sebabnya, penting baginya untuk mencintai Anda dan mencintai apa yang ia lakukan kepada Anda. Ia perlu menyukai bukan hanya tindakannya tetapi juga perasaan di baliknya. Dengan komunikasi dan hasrat yang tepat, ia seharusnya mampu mengatasi mabuk pornografinya, tetapi jika tidak, jangan ragu untuk mendapatkan bantuan profesional.   

3. Tidak adanya ketertarikan seksual

Salah satu alasan mengapa pria Anda mungkin tidak setuju dengan Anda yang bereksperimen di ranjang adalah karena Anda berdua belum mencapai tahap merasa nyaman secara seksual satu sama lain. Anda perlu mencapai titik di mana Anda dapat saling percaya dengan fantasi seksual Anda dan membuat yang lain berpartisipasi di dalamnya dengan semangat yang sama. Kepercayaan seksual sangat penting antara pasangan romantis dan kecuali Anda mengembangkan hubungan fisik dan kecocokan, bereksperimen di ranjang mungkin tidak akan terjadi.

Dapatkan rasa nyaman: Mulailah berkomunikasi lebih banyak dengan pasangan Anda dan sampaikan apa yang Anda ingin dia lakukan dan beri tahu dia ketika Anda menikmati sesuatu yang dia lakukan kepada Anda. Ini akan meningkatkan kepercayaan diri seksual Anda dan membantu Anda memahami keinginan dan titik kenikmatan masing-masing, dan akan mengarah pada kecocokan yang tidak hanya menakjubkan tetapi juga sangat nyaman.

Post Comment